Info-Kalteng.Co, Puruk Cahu –
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya (Mura) menegaskan kembali filosofi dasar Program Makan Bergizi Gratis (MBG): bahwa gizi seimbang adalah hak mutlak setiap pelajar dan bukan sekadar bantuan sosial. Ketua DPRD Mura, Rumiadi, menyatakan dukungan kuat ini saat mengikuti rapat bersama Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penyelenggaraan Program MBG (30/09/2025).
Rumiadi menekankan bahwa program ini merupakan salah satu pilar utama pemerintah daerah untuk menciptakan generasi muda yang sehat dan cerdas. Dengan memastikan asupan gizi yang baik sejak dini, daerah sedang berinvestasi pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) masa depan, yang akan memimpin pembangunan Murung Raya dalam jangka panjang.
Meskipun demikian, ia menyoroti bahwa implementasi program masih harus menghadapi tantangan besar, terutama dalam aspek pemerataan. Rumiadi mendesak Satgas agar segera mengatasi hambatan logistik dan memperluas jangkauan program dari sekolah-sekolah di perkotaan menuju wilayah-wilayah yang paling membutuhkan.
“Program ini harus diperluas hingga menjangkau seluruh wilayah, termasuk sekolah-sekolah di desa terpencil. Pemerataan akses gizi seimbang bagi pelajar adalah investasi jangka panjang bagi daerah,” ujar Rumiadi. Ia menekankan bahwa tidak ada alasan yang dapat membenarkan penundaan akses gizi bagi anak-anak di daerah pelosok.
Dukungan DPRD juga diwujudkan melalui komitmen untuk memfasilitasi kebutuhan Satgas, termasuk memastikan anggaran yang mencukupi untuk mengatasi biaya distribusi yang tinggi ke daerah terpencil. Pengawasan legislatif akan berfokus pada kecepatan dan ketepatan penyaluran, serta pada pemanfaatan potensi pangan lokal sebagai bagian dari pelaksanaan program.
Rumiadi menutup pernyataan dalam rapat tersebut dengan harapan agar seluruh elemen pemerintah daerah dapat bekerja lebih keras. Ia menegaskan, tujuan akhir program ini adalah mewujudkan masyarakat, khususnya anak-anak, yang tumbuh sehat, cerdas, dan pintar, memastikan bahwa setiap pelajar di Murung Raya mendapatkan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.(*)












