Info-Kalteng.com, Puruk Cahu – Keselamatan wisatawan di kawasan hutan menjadi perhatian utama Ketua Komisi II DPRD Murung Raya, Bebie, menjelang libur akhir tahun. Pada Selasa (23/12/2025), ia menekankan perlunya penyiagaan jalur evakuasi yang memadai di seluruh objek wisata alam.
Bebie menjelaskan bahwa risiko kecelakaan di destinasi alam harus diminimalisir sedini mungkin. Penyiagaan petugas yang kompeten dalam penyelamatan darurat di lokasi wisata adalah kewajiban yang harus dipenuhi oleh pengelola dan pemerintah daerah.
Sebagai pimpinan Komisi II yang membidangi sektor terkait, Bebie melihat Air Terjun Tosah memiliki tingkat risiko yang memerlukan pengawasan khusus. Hal yang sama berlaku bagi Wisata Datah Bendu yang selalu dipadati pengunjung saat tahun baru.
DPRD memprediksi penumpukan massa akan terjadi karena mudahnya akses menuju lokasi wisata dari pusat kota. Bebie meminta dinas terkait tidak lengah dalam mengatur arus masuk dan keluar pengunjung di area destinasi.
Fasilitas umum di titik-titik rawan juga diminta untuk dicek kembali fungsinya. Bebie tidak ingin ada fasilitas yang rusak saat sedang dibutuhkan oleh masyarakat dalam situasi darurat.
Melalui pengawasan ketat dari legislatif, diharapkan operasional pemerintah daerah berjalan lancar. Bebie ingin memastikan masyarakat Murung Raya dapat merayakan Nataru dengan penuh kegembiraan dan rasa aman.(*)












