Info-Kalteng.Co, Puruk Cahu – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya, Mariyanto, pada Rabu (15/10/2025), secara tegas menyoroti perlunya pemerintah daerah tidak hanya fokus pada kuantitas, tetapi juga kualitas dan keberlanjutan dalam pembangunan infrastruktur jalan. Mariyanto menekankan bahwa pembangunan jalan di era modern harus mengadopsi teknologi konstruksi yang lebih canggih dan, yang terpenting, ramah lingkungan, sebagai bagian dari visi pembangunan jangka panjang.
Mariyanto menjelaskan bahwa salah satu tantangan terbesar dalam infrastruktur daerah adalah ketahanan jalan terhadap kondisi geografis dan cuaca ekstrem. Oleh karena itu, investasi awal dalam teknologi konstruksi modern dapat menjamin daya tahan yang lebih lama, sehingga mengurangi frekuensi perbaikan besar dan menghemat anggaran daerah dalam jangka panjang. Ia menilai, penggunaan material inovatif harus menjadi standar baru di Murung Raya.
”Pembangunan jalan harus memikirkan masa depan. Kita tidak bisa lagi menggunakan metode konvensional yang cepat rusak. Penggunaan teknologi canggih dan ramah lingkungan adalah investasi, bukan biaya tambahan,” ujar Mariyanto. Ia menambahkan bahwa pendekatan ini sejalan dengan komitmen pemerintah pusat terhadap pembangunan berkelanjutan.
Selain penggunaan teknologi baru, anggota DPRD ini juga menekankan pentingnya alokasi anggaran yang memadai dan terencana untuk perawatan jalan yang rutin dan berkala. Menurutnya, banyak jalan yang baru selesai dibangun cepat mengalami kerusakan karena minimnya pemeliharaan. Perawatan berkala adalah kunci untuk memastikan jalan tetap dalam kondisi prima dan efisien secara operasional, mempermudah pergerakan barang dan orang, serta mengurangi waktu dan biaya transportasi.
Mariyanto berharap pemerintah daerah dapat segera meninjau kembali kebijakan pengadaan barang dan jasa untuk infrastruktur. Ia mendesak agar kriteria tender proyek memasukkan bobot penilaian tinggi bagi kontraktor yang menawarkan solusi teknologi konstruksi berkelanjutan dan ramah lingkungan, yang tidak hanya membangun jalan, tetapi juga meminimalkan jejak karbon. Langkah ini, menurutnya, akan meningkatkan standar kualitas infrastruktur di Murung Raya.
Dengan penerapan teknologi modern dan komitmen terhadap perawatan rutin, Mariyanto optimistis bahwa pembangunan jalan akan mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal, meningkatkan konektivitas antar wilayah terpencil, dan secara kolektif meningkatkan kesejahteraan masyarakat Murung Raya. Ia mengajak masyarakat untuk terus memantau dan mendukung program pembangunan yang berwawasan lingkungan ini.(*)












