Info-Kalteng.co, Puruk Cahu – Kegiatan Reses DPRD Murung Raya tengah menjadi pusat perhatian, dilaksanakan secara serentak oleh seluruh anggota dewan di daerah pemilihannya sepanjang bulan Oktober 2025. Agenda ini wajib dilaksanakan sebagai upaya konkret dewan untuk menyerap aspirasi dan menjalankan pengawasan pembangunan di tingkat desa.
Bebie S.Sos., S.H., M.M., M.A.P., Ketua Komisi II DPRD Murung Raya, adalah salah satu anggota yang aktif menyelenggarakan reses. Ia baru saja menuntaskan kunjungannya ke tiga desa di Kecamatan Tanah Siang: Desa Kolam, Desa Saruhung, dan Desa Solio, guna memastikan suara konstituennya didengar.
Bebie menegaskan, reses adalah wadah penting untuk membangun komunikasi dua arah yang efektif. Ia menjelaskan bahwa masyarakat harus memandang kegiatan ini sebagai ruang keterlibatan mereka dalam proses pengambilan kebijakan publik, yang secara langsung akan menentukan arah pembangunan daerah.
“Berdasarkan aturan dan payung hukumnya, manfaat reses adalah untuk menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, anggota DPRD dapat memahami kondisi nyata di lapangan,” ujar Bebie, dalam konfirmasinya pada Selasa, 21 Oktober 2025.
Salah satu fungsi krusial reses, menurut Bebie, adalah sebagai sarana bagi anggota DPRD untuk memantau langsung pelaksanaan program pembangunan serta penggunaan anggaran daerah. Hal ini menjadi jaminan bagi masyarakat bahwa anggaran daerah digunakan secara efektif dan transparan.
Yang terpenting, Bebie menekankan bahwa aspirasi yang terkumpul, mulai dari usulan peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan, perbaikan sarana pendidikan, hingga pengadaan alat pertanian, akan menjadi dasar utama untuk pemerataan alokasi anggaran. Hal ini menjamin bahwa pembangunan tidak hanya terpusat di ibu kota kabupaten, namun juga menjangkau desa-desa terpencil.(*)












