Info-Kalteng.co, Puruk Cahu – Permintaan peningkatan kontribusi perusahaan tambang di Kabupaten Murung Raya (Mura) kembali digaungkan oleh legislatif. Kali ini, Anggota DPRD Mura, Fredrich Dominggus Yoga, secara spesifik mendesak agar perusahaan lebih memprioritaskan program-program yang bersifat penguatan keterampilan, seperti pelatihan vokasi dan keterampilan kerja.
Menurut legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini, fokus pada pelatihan vokasi akan memberikan dampak jangka panjang yang lebih signifikan bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Mura. Program ini dinilai esensial untuk menyiapkan masyarakat lokal, terutama generasi muda, agar siap bersaing dalam pasar kerja dan berpartisipasi dalam industri, termasuk sektor pertambangan itu sendiri.
Yoga menegaskan bahwa keterlibatan dalam bidang pendidikan, termasuk pengembangan keterampilan, bukanlah amal, melainkan bagian dari tanggung jawab inti perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan. Ia menyebutnya sebagai “keharusan” yang harus dipenuhi sebagai prasyarat bagi kelancaran operasional mereka di wilayah Mura.
Meskipun menyambut baik bantuan sarana dan prasarana yang telah diberikan, anggota DPRD dari Dapil Murung Raya I ini tetap berpendapat bahwa kontribusi tersebut harus ditingkatkan secara kuantitas dan kualitas. Program bantuan perlu lebih berorientasi pada output SDM yang unggul dan memiliki daya saing.
Ia berharap pihak swasta dapat merancang skema bantuan yang holistik, tidak hanya beasiswa akademis, tetapi juga investasi pada sarana dan kurikulum pelatihan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri. Selain itu, digitalisasi sekolah dengan penyediaan komputer dan akses internet juga ditekankan sebagai fondasi untuk pelatihan keterampilan modern.
Fredrich Dominggus Yoga meyakini bahwa dengan menyuntikkan dana dan sumber daya ke dalam program vokasi dan keterampilan kerja, perusahaan tambang akan menciptakan win-win solution. Masyarakat akan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, dan perusahaan akan memiliki tenaga kerja lokal yang terampil, yang pada akhirnya akan memperkuat citra dan keberlanjutan operasi perusahaan di Mura.(*)












