Murung Raya

Sinergi Pemkab dengan SKPD dan Lembaga Agama Didorong dalam Gerakan Pramuka Mura

47
×

Sinergi Pemkab dengan SKPD dan Lembaga Agama Didorong dalam Gerakan Pramuka Mura

Sebarkan artikel ini

Info-Kalteng.co, Puruk Cahu – Pasca pelantikan Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Murung Raya Masa Bakti 2025–2030, fokus utama gerakan Pramuka ke depan adalah membangun sinergi dengan berbagai pihak. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura didorong untuk memimpin upaya kolaborasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), lembaga keagamaan, komunitas lokal, hingga sektor usaha.

​Pelantikan Bupati Heriyus dan 14 kepala daerah lainnya se-Kalteng ini dilaksanakan di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng pada 21 agustus 2025. Acara ini dipimpin oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, sekaligus menandai dimulainya kepemimpinan Pemkab dalam membina gerakan kepramukaan di tingkat cabang.

​Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Budi Waseso, secara eksplisit menekankan pentingnya sinergi ini. Ia menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka harus menjadi gerakan pendidikan transformatif yang memadukan ilmu pengetahuan, kemandirian, dan jiwa sosial. Sinergi dengan SKPD dan lembaga lain akan memungkinkan lahirnya program-program inovatif yang relevan dengan kebutuhan generasi muda Mura.

​Budi Waseso mencontohkan, sinergi antara Pemkab dan lembaga keagamaan dapat memperkuat pendidikan moral dan spiritual dalam kegiatan Pramuka, sementara kolaborasi dengan SKPD teknis bisa mengintegrasikan program Pramuka dengan isu-isu pembangunan daerah. Ia mengajak Bupati Heriyus untuk memimpin perubahan paradigma ini.

​Gubernur Kalteng sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida), Agustiar Sabran, turut menegaskan bahwa peran aktif Pemkab Mura sebagai Ketua Mabicab adalah memastikan bahwa pendidikan karakter melalui Pramuka berlandaskan Pancasila serta nilai-nilai budaya lokal. Sinergi dengan komunitas lokal akan sangat membantu dalam menanamkan nilai-nilai tersebut kepada anggota Pramuka.

​Untuk mewujudkan kolaborasi yang efektif, Gubernur juga berpesan agar Bupati Heriyus memberikan dukungan penuh, termasuk dukungan anggaran, untuk menciptakan program-program yang inovatif dan berbasis kolaborasi. Dukungan Pemkab ini menjadi penentu utama agar Pramuka Mura dapat berpartisipasi maksimal, termasuk dalam persiapan menuju Jambore Nasional 2026.(*)