Murung Raya

Atasi Krisis Air Mura, Bupati Heriyus Tuntut Direktur Perumda Baru Cari Sumber Air Baku DAS Barito

131

Info-kalteng.co, Puruk Cahu – Bupati Murung Raya, Heriyus, secara tegas meminta Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Danum Pamolum periode 2025-2030 yang baru dilantik, Kelong, untuk segera melakukan pembenahan total. Tuntutan ini muncul akibat keluhan bertahun-tahun dari masyarakat terkait sistem dan kualitas pelayanan air bersih, khususnya di Puruk Cahu. Heriyus menyampaikan pesan ini saat pelantikan di aula Cahai Ondhui Tingang, Senin (14/7/2025).

Bupati Heriyus menyoroti masalah air bersih sebagai “perkara besar dalam pemerintahan” yang memerlukan terobosan. Dengan debit Sungai Karengkang yang tidak lagi memadai, Heriyus mendesak Direktur Kelong untuk mencari sumber air baku baru dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito. Langkah ini dianggap logis karena kabupaten hilir Murung Raya sudah memanfaatkan sumber tersebut, dan air dari sana dapat diproses untuk menjamin kesehatan masyarakat.

Scroll untuk lanjut membaca

Secara internal, Heriyus meminta Direktur Kelong untuk memprioritaskan konsolidasi organisasi. Langkah awal pembenahan adalah membangun komunikasi yang baik dan membuang perbedaan di antara seluruh jajaran pegawai. “Buang jauh perbedaan yang ada selama ini,” tegasnya, karena “duri dalam daging organisasi” pasti berdampak buruk pada kualitas kinerja Perumda.

Secara eksternal, Direktur dan jajaran dituntut untuk segera meningkatkan kuantitas dan kualitas pelayanan dengan melakukan percepatan. Pemkab sering menerima laporan bahwa layanan Perumda belum optimal, sehingga fasilitas yang sudah dibangun dengan dana besar harus dimanfaatkan secara maksimal. Heriyus meminta Direktur baru segera membuat terobosan dan inovasi agar manfaat layanan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Sebagai bagian dari Pemkab, segala aktivitas dan kinerja Perumda Danum Pamolum harus mengacu pada percepatan terwujudnya visi dan misi Bupati Murung Raya. Heriyus mengucapkan selamat kepada Direktur Kelong, mengingatkan bahwa jabatan ini adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, pemerintah, dan Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus menjadi spirit untuk meningkatkan pelayanan publik. (*)

Exit mobile version